Sabtu, 09 Maret 2013

Galau Versi Jomblo Labil -___-

oke der! lama gak jumpa (emang gak pernah jumpa) akhirnya gua balik lagi neh!

you can see the tittle! tema kita kali ini adalah galau! bukannya aku galau juga, bukan! cuma akhir-akhir ini apa yang aku tonton (jelasnya, bukan yang aku alami) itu menyinggung soal galau-galauan para jomblo dan gue jomblo! -_-

dimulai dari nonton serial Malam Minggu Miko yang tayang tiap senin di rbtv dengan subtittle(?)-nya "Malam Terakhir Miko" awalnya aku beranggapan itu adalah episode terakhir, tapi ternyata beberapa hari setelah hari tayang itu iklannya masih bertahan juga.

kenapa seri yang itu sepertinya lebih spesial? karna : (1) ada moral value-nya, dan moral valuenya itu keren. (2) di seri yang itu Miko sebagai jomblo yang selalu gagal dapetin gebetannya, di seri yang satu ini justru diterima baik sama gebetannya. bahkan diendingnya dipeluk.

perhaps if you're curious, you can watch this:
 

"...selain kita harus dengerin orang lain, kita juga harus tahu apa yang kita butuhin. kita nggak boleh sotoy sama perasaan seseorang, apa mereka masih butuh kita atau enggak. yang pasti kita mesti selalu ada untuk mereka. jangan berhenti berharap, karna gue yakin pasti ada yang lebih baik buat gue." -kurang lebih seperti itulah-

terus hal kedua selain serial MMM adalah ketika aku nggak sengaja nonton Radio Galau FM di tv pas aku lagi ngerjain suatu project. ceritanya klasik: percintatan anak SMA. pas banget sama gue yang masih labil dan bentar lagi juga jadi anak SMA.

jadi ceritanya itu tentang seorang cowok (Dhimas Anggara as Bara) yang udah lama banget ngejomblo dan cuma pacaran terus sama laptop (kok bisa? karna dia bercita-cita mau nerbitin buku, jadi dia nulis) tapi tulisannya tiap malam minggu adalah tentang percintaan-percintaan yang menurutku pribadi sih perasaannya dia sendiri.

suatu hari ada adik kelasnya (kelas X) yang naksir dia, singkat cerita mereka jadian. sebulan berjalan lancar. tapi masuk ke bulan ke-2, keduanya udah mulai bete satu sama lain. gampang marah lah, mutung, ngambek, dan seangkatannya. si cowok udah gak tahan, tapi si cewek masih sayang

akhirnya keduanya break. pas break itu si cowok malah ngedua. dia jadian sama kakak kelasnya (kelas XII) yang lebih cantik dan menarik secara fisik. mereka sebenernya udah pada punya pacar, tapi ngakunya gak nyaman sama pacar asing-masing, akhirnya malah jadian deh. tapi setelah mereka jadian, ternyata si kakak kelas selalu pengen diperhatikan, overdrama, dan lain-lain (makin parah). karna si cowok kurang bisa ngeladenin (dan si kakak kelas gak bisa terima cara hidupnya si cowok yang selalu naik vespa dan panas-panas) akhirnya si kakak kelas itu lari ke cowok lamanya. si cowok gak kuat dan akhirnya putus.

si cowok mulai memperhatikan kembali si adik kelasnya itu(mantannya). si cowok mulai ngajak pergi bareng lagi. tapi sekali dia ajak jalan si cewek dan minta balikan, si cewek bilang kalo dia udah ada yang punya. akhirnya si cowok ngejomblo lagi. hidupnya penuh dengan renungan. beberapa waktu akhirnya dia sadar sesuatu dan mulai fokus lagi untuk menyelesaikan bukunya. dan akhirnya bukunya terbit!

dia udah nutup buku sama mantan-mantannya. dan dia siap membuka lembaran baru sama penyiar radio yang namanya Eca yang suaranya dia dengar tiap malam di radio.

"...kenapa cewek itu akan lebih cantik ketika dia bukan milik kita lagi." -RadioGalauFM-